Beranda Ilmu Hadis Imam al-Bukhari, Amirul Mukminin dalam hadis dan Mujtahid Mutlaq dalam Fikih

Imam al-Bukhari, Amirul Mukminin dalam hadis dan Mujtahid Mutlaq dalam Fikih

900
0

Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari (Arab: أبو عبد الله محمد بن إسماعيل البخاري‎, lahir di Bukhara, 13 Syawal 194 H (21 Juli 810) – wafat di Khartank, 1 Syawal 256 H (1 September 870)), atau lebih dikenal Imam Bukhari, adalah ahli hadis yang termasyhur di antara para ahli hadis sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam MuslimAbu DawudTirmidziAn-Nasai dan Ibnu Majah bahkan dalam buku-buku fiqih dan hadis, hadis-hadisnya memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (pemimpin orang-orang yang beriman dalam hal ilmu hadis). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya (wikipedia)

Imam Bukhari itu bukan hanya amir al mukminin dalam hadis tapi juga mujtahid mutlaq dalam fikih.

Tidak ada alasan yang kuat dan pasti bahwa imam bukhari itu bermazhab syafii. Hanya klaim saja. Biasanya beralasan bahwa salah guru imam syafii itu murid dan sahabat imam syafii yaitu imam al humaidy, padahal guru beliau bukan hanya imam humaidy tapi ribuan yang ada juga berasal dari hanafi dan lainnya. Jika sekedar analisis guru-murid seperti diatas, tentunya imam syafii itu bermazhab maliki, karena beliau murid imam malik. Alasan kedua, biasanya karena kebanyakan fikih beliau sama dengan imam syafii. Sekedar sama saja belum tentu bermazhab syafii, karena dengan mazhab lainpun selalu ada irisan kesamaan.

Jika, alasannya waktu itu sudah mazhab syafii sudah established pun dan sebagian besar ahli hadis bermazhab syafii perlu pembuktian logika induktifnya, jika benarpun tidak ada argumen logis dan kuat disertai pengakuan bahwa imam bukhari mengikuti mazhab established mainstream tersebut.

Fikih imam bukhari bisa disimpulkan dari fikih bab dan tarajumnya, berikut kitab2 yang dapat dirujuk, kitab al mutawari ‘ala abwal albukhari, al mutawari ala tarajim abwab albukhari, Juz’un fihi tarajum al bukhari, al wajiz ila ma fihi fi tarajum al bukhari, fiqhul bukhari min sahihihi, munasabat tarajum albukhari, fiqhul imam al bukhari min fathil bari, al imam al bukhari faqihan muhadditsan, syarah tarajum abwab albukhari dan lainnya….kitab-kitab tersebut bukti yang cukup untuk mengambil kesimpulan bahwa imam bukhari adalah seorang mujtahid mutlaq.