Beranda Ushulfiqh Memahami Proses Ijtihad

Memahami Proses Ijtihad

640
0

Memahami Proses Ijtihad

Setiap produk fiqh, tidak terlepas dari empat proses pengujian. Begitu juga dengan ijtihad para imam mazhab maupun non madzhab. Prosesnya yaitu

1. Pengujian kekuatan dalil (tsubut al dalil)
2. Kata kunci dari dalil (wajh al Istidlal)
3. Metode Ijtihad (thuruq al dilalah)
4. Produk Fiqh (Istinbat al Ahkam)

Prosesnya cybernetic atau bolak balik. Artinya jika sudah ada produk fiqh, maka proses investigasinya dimulai dengan mempertanyakan dan menguji kekuatan dalil, ketepatan dan kejelasan dalam memilih kata kunci, menguji metode ijtihadnya, serta menguji ketepatan dalam membuat kesimpulan hukum atau hasil produknya.

Begitu pula prosesnya bisa bermula dari pencarian dalil serta menguji kekuatannya, dan seterusnya. Pada akhirnya sampai pada kesimpulan hukum atau fiqh.

Setidaknya, harus ada 4 perangkat ilmu yang harus dikuasai. Untuk pengujian kekuatan dalil assunnah, maka diperlukan ulumul hadis. Sedangkan pengujian proses wajh al istidlal, thuruq al dilalah, dan kesimpulan akhir, dibutuhkan ilmu ushul fiqh, qowaid fiqhiyyah, serta al maqhoshid assyar’yyah.

Setidaknya ada beberapa pertanyaan sederhana untuk invesitigasi

1. Apa dalilnya ? Bagaimana kekuatan dalilnya ?

2. Apa kata atau kalimat kunci yang dijadikan sandaran hukum ?

3. Apa metode ijtihad yang digunakan ? Bagaimana prosesnya ?

4. Bagaimana proses penyimpulannya ?