Beranda Thaharah Sperma Tidak Najis

Sperma Tidak Najis

1400
0

Orang yang berpandangan sperma itu najis didasarkan kepada sebuah pemikiran bahwa sperma itu merupakan salah satu diantara yang keluar dari qubul sehingga tidak ada bedanya dengan air kencing, wadzi dan madzi , padahal dalam beberapa keterangan hadits menunjukkan bahwa sperma itu memiliki hukum tersendiri dan berbeda dengan cairan-cairan lainnya yang keluar dari qubul. Dalam sebuah hadits Siti Aisyah ra menjelaskan sebagai berikut:

حَدِيثُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا : عَنْ عَلْقَمَةَ أَنَّ رَجُلًا نَزَلَ بِعَائِشَةَ فَأَصْبَحَ يَغْسِلُ ثَوْبَهُ فَقَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّمَا كَانَ يُجْزِئُكَ إِنْ رَأَيْتَهُ أَنْ تَغْسِلَ مَكَانَهُ فَإِنْ لَمْ تَرَ نَضَحْتَ حَوْلَهُ وَلَقَدْ رَأَيْتُنِي أَفْرُكُهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرْكًا فَيُصَلِّي فِيهِ *(أخرجه البخاري و مسلم)

Hadis diterima dari Aisyah ra.: Dari Alqamah bahwa seseorang datang kepada Aisyah, kemudian Aisyah berkata: Seandainya engkau melihat mani, maka engkau cukup mencuci tempatnya saja, kalau engkau tidak melihatnya, engkau siram air di sekitarnya. Aku pernah mengerik mani pada pakaian Rasulullah saw. dengan sekali kerik, kemudian beliau memakainya untuk salat. (HR Al-bukhari dan Muslim)

Hadits tersebut menunjukkan bahwa sperma tidak najis, kalaulah najis Siti Aisyah tidak akan cukup hanya dengan mengerik bagian pakaian yang terkena sperma tersebut akan tetapi  dicuci selurunya sampai bersih seperti halnya pakaian yang terkena air kencing.

Kesimpulan, sperma bukan termasuk najis

Ust Muslim Nurdin (Tim Asatidz Ma’had Imam al-Bukhari Bandung)