Beranda Zakat Zakat Fitrah Dengan Lemak

Zakat Fitrah Dengan Lemak

722
0

Ibu saya sudah setahun lebih tidak makan beras dan atau karbohidrat lain. Melainkan hanya lemak & protein sebagai makanan pokoknya. Bagaimana untuk zakat fitrinya?Abah gifard

Jawab :

Zakat fitrah merupakan salah satu ibadah mahdah, Karena itu ketentuannya mesti berasal dari keterangan Allah dan Rasul-Nya. Terkait dengan dengan dengan apa pembayaran zakat fitrah itu, maka salah satunya hadis dari Abu Said al-Khudri dibawah ini

«كُنَّا نُخْرِجُ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ طَعَامٍ»، وَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ: «وَكَانَ طَعَامَنَا الشَّعِيرُ وَالزَّبِيبُ وَالأَقِطُ وَالتَّمْرُ» صحيح البخاري (2/ 131)

“Kami dahulu mengeluarkan pada masa Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam di Hari Idul Fitri satu sha makanan.”  Abu Said mengatakan, “Dahulu makanan kami adalah gandum, kismis,  keju kering dan kurma.” (HR. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, 2/131)

Wajhul istidlal atau kalimat pokok yang menjadi dalilnya adalah  “sha’an min th’amin” yaang artinya satu sha’ dari makanan pokok, merupakan penjelasan lil ghalib yaitu keumuman adat waktu itu, yaitu  makanan pokok keumuman masyarakat, bukan sebagai kekhususan. Dalam konteks jazirah arab, makanan tersebut diantaranya gandum, kismis, keju dan korma. Akan tetapi zakat dengan makanan pokok ini merupakan tanshis saja bukan takhsis. Boleh berzakat fitrah dengan qimah atau nilai uang yang seharga atau sebanding dengan satu sha’ makanan pokok. Sejalan dengan hadis tujuan dari zakat fitrah itu diantaranya pemberian makanan kepada orang-orang miskin, yang berasal dari sahabat Ibn Abbas

فَرَضَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَليْهِ وسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ ، وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewajibkan zakat fitrah, ia sebagai pensuci dari perbuatan sia-sia dan perkataan kotor orang yang berpuasa, dan sebagai pemberian makan kepada orang-orang miskin (H.R. Ibn Majah, Sunan Ibn Majah, 3/39)

Dengan demikian, jika bermaskud membayar zakat fitrah, maka dibayar dengan makanan pokok atau qimah yang senilai dengan ukuran makanan pokok tersebut. Ukurannya bukan makanan pokok pribadi, tapi makanan pokok umum yang berlaku di masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here